Minggu, 07 Agustus 2016

Proyek IPAL Komunal dan Pemipaan Sanimas Distarukim Mangkrak; Alasan Anggaran Tahap II Tidak Cair


Senmonews-Pematangsiantar--Pembangunan IPAL Komunal dan Pemipaan Sanimas yang terletak di RT 002/RW 04 Lingkungan I Kelurahan Naga Pitu Kecamatan Siantar Martoba kota Pematangsiantar sangat memprihatikan.(minggu, 7/8)

Proyek sanimas Pembangunan IPAL komunal dan pemipaan yang dilaksanakan di Lingkungan I kelurahan Naga Pitu dengan anggaran sebesar Rp.425.000.000,- ditambah anggaran swadaya sebesar Rp. 16.664.083, dengan total 441.664.083 tidak jelas.
Bangunan proyek sanimas tersebut dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Bunga dibawah naungan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Naga Bersinar serta Distarukim Kota Pematangsiantar.

Pembangunan IPAL Komunal dan Pemipaan tampak belum selesai. Saat di konfirmasi masyarakat sekitar, amir mengatakan sudah 4 bulan di tinggal.

"Ini sudah 4 bulam ditinggal bang, sedangkan warga yang rumahnya terkena bangunan IPAL tersebut jadi kontrak rumah hingga saat ini" kata amir kepada awak media sambil menunjuk rumah kontrakan warga yang dimaksud.

Saat tim media mengunjungi warga kerumah kontrakan yang ditunjuk amir, ibu Idarawati Lubis menyambut dan menceritakan kronologi yang di alaminya terkait pembangunan IPAL Komunal dan Pemipaan. "kami di kontrakan ini sudah 10 bulan bang, pada saat awal penyiapan lahan, pihak pemborong mengatakan untuk rumah yang terkena proyek pembangunan IPAL dan Sanitasi kontrakan rumahnya akan dibayarkan menunggu rumah yang terkena pembangunan tersebut selesai dibangun . Tetapi hingga hari ini tidak pernah ada pembayaran tersebut bahkan kami membayar sendiri kontrakan kami, sementara suami saya pun kerja serabutan” ujar Idarawati Lubis kepada tim media.

Idarawati lubis menambahkan, “minggu lalu pihak pemerintah menemui mereka dan mengatakan proyek sanitasi tersebut masih di gantung pencairan dana untuk tahap II karena petugas yang pertama di PHK jadi hingga saat ini masih Proses” katanya Idarawati.
Warga berharap agar proyek pembangunan IPAL Komunal dan Pemipaan tersebut dapat dilanjutkan kembali serta berjalan lancar sehingga mereka dapat menempati rumah pribadi mereka kembali, karena hingga saat ini beban mereka jadi bertambah disebabkan mereka harus memikirkan biaya kontrakan setiap bulan. (Sniper)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar