Senin, 08 Agustus 2016

Mangiring Sipayung Tewas Diduga Karena Ayam


SenmoNews-Simalungun-- Nasib Mangiring Sipayung (60) sangat menyedihkan, hanya karena masalah ayam, ia meregang nyawa ditangan Amran Damanik (59) di Huta 1 Nagori Naga Rusang Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun (15/07).

Tragedi pembunuhan yang terjadi di huta I nagori naga rusang ini langsung menggemparkan karena kejadiannya tidak disangka-sangka oleh para tetangga.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi di depan teras Rumah Korban Mangiring Sipayung (60) dengan pelaku Arman Damanik dengan menggunakan golok.

Menurut saksi mata saat kejadian pukul 19.30 Wib Arman Damanik mendatangi Rumah Korban dengan sebilah golok ditangan, tanpa berkata apapun, arman damanik langsung mengayunkan golok yang ada ditangannya ke leher dan kepala mangiring sipayung hingga tewas bersimbah darah"ungkap gamot Huta I Nagori Naga Rusang.

Selanjutnya pada pukul 20.30 Wib polisi pun tiba di lokasi kejadian setelah terlebih dahulu dihubungi masyarakat sekitar yang dipimpin Aiptu Subakir selaku Kanit Reskrim Polsek Serbelawan(14/07).

Aiptu Subakir melihat korban yang sudah tewas langsung menelepon puskesmas untuk segera mengirim mobil ambulance keliling kelokasi kejadian untuk mengangkat Jenazah.

Dari hasil konfirmasi awak media sindonewstoday.com dengan keluarga korban mengatakan kalau pembunuhan ini terjadi karena masalah ayam.

"Sebelumnya mereka pernah betengkar antara pelaku dan korban hanya karena ayam, yang mungkin dendamlah bang" kata menantu korban bermarga nababan.

Dengan sigap, Pihak Polisi yang di pimpinan kanit reskrim serbalawan aiptu Subakir langsung menangkap pelaku AD beserta barang bukti sebilah golok selanjutnya di gelandang ke polsek serbalawan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sedangkan korban di bawa ke ruang jenajah RSU.djasmen saragih p.siantar untuk diotopsi.

"Pelaku langsung kita amankan, karena pelaku membacok korban di bagian leher dan bagian kepala dan saat ini kita mendampingi korban ke rumah sakit" ungkap Aiptu Subakir.

Pantauan awak media terlihat Kanit Reskrim Serbelawan dan anggota mendampingi korban jenazah kr RSUD.Djadamen Saragih Pematangsiantar untuk segera dilakukan otopsi, otopsi berlangsung sampai pukul 04.00 wib (15/7).

Setelah selesai otopsi selanjutnya Jenajah Mangirim Sipayung dikembalikan ke rumah duka yang berada di Huta I Nagori naga Rusang Kecamatan Tapian Dolok kabupaten Simalungun.(Sniper)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar